Nama : Ardy Prasetyo
Nim : 13110910
Kelas : 13.4B.02
Perkembangan Port
Nim : 13110910
Kelas : 13.4B.02
Perkembangan Port
1. Serial Port
Sebelumnya perkenalan dulu
apa itu PORTPort itu adalah konektor, biasanya terdapat pada bagian belakang
chasing komputer yang menghubungkansistem komputer dengan device eksternal
(contoh : printer, modem, joystick, dll)
LALU apa itu Port
Serial ?
Port Serial terdiri dari 9 atau 25 pin biasanya digunakan untuk koneksi mouse atau modem. Port ini diberi nama COM1, COM2, dan seterusnya. Port serial hanya dapat menerima atau membaca data satu persatu dalam ukuran 1 bit melalui satu kabel tunggal. Port serial lebih ccok untuk peralatan yang tidak banyak melakukan perpindahan data, dan populer digunakan oleh mouse dan keyboard.
Perkembangan nya gimana nih?
PS2 merupakan perkembangan dari port serial. Bnetuknya berupa bulatan dengan desain sedemikian rupa sehingga tidak mungkin terbalik atau salah, komputer dengan processor pentium MMX ke atasa biasanya tedapat 2 port PS2, yaitu untuk mouse dan keyboard.
Namun untuk saat ini penggunaan port serial sebagian besar sudah digantikan oleh jenis port baru yang bernama USB. Saat ini USB benar-benar diterima pasar dan menggantikan kepopuleran port serial dan port paralel.
Perkembangan SERIAL PORT …
PS2 konektor di gunakan untuk menghubungkan beberapa keyboard dan mouse ke PC kompatibel dengan sistem komputer. Namanya berasal dari IBM personal System / 2 rangkaian komputer pribadi, yang telah diperkenalkan sejak 1987.
PS/2 mouse konektor menggantikan tua DE-9 RS-232 “serial mouse konektor”,sementara keyboard konektor diganti dnegan yang lebih besar 5-pin DIN yang digunakan dalam IBM PC/AT desain.
Port Serial terdiri dari 9 atau 25 pin biasanya digunakan untuk koneksi mouse atau modem. Port ini diberi nama COM1, COM2, dan seterusnya. Port serial hanya dapat menerima atau membaca data satu persatu dalam ukuran 1 bit melalui satu kabel tunggal. Port serial lebih ccok untuk peralatan yang tidak banyak melakukan perpindahan data, dan populer digunakan oleh mouse dan keyboard.
Perkembangan nya gimana nih?
PS2 merupakan perkembangan dari port serial. Bnetuknya berupa bulatan dengan desain sedemikian rupa sehingga tidak mungkin terbalik atau salah, komputer dengan processor pentium MMX ke atasa biasanya tedapat 2 port PS2, yaitu untuk mouse dan keyboard.
Namun untuk saat ini penggunaan port serial sebagian besar sudah digantikan oleh jenis port baru yang bernama USB. Saat ini USB benar-benar diterima pasar dan menggantikan kepopuleran port serial dan port paralel.
Perkembangan SERIAL PORT …
PS2 konektor di gunakan untuk menghubungkan beberapa keyboard dan mouse ke PC kompatibel dengan sistem komputer. Namanya berasal dari IBM personal System / 2 rangkaian komputer pribadi, yang telah diperkenalkan sejak 1987.
PS/2 mouse konektor menggantikan tua DE-9 RS-232 “serial mouse konektor”,sementara keyboard konektor diganti dnegan yang lebih besar 5-pin DIN yang digunakan dalam IBM PC/AT desain.
2.Paralel port
Tahun 1991, terdapat pertemuan antara pembuat printer
seperti Lexmark, IBM, Texas Instrument dan juga yang lainnya. Mereka kemudian
membentuk Network Printing Allience, NPA. Kemudian NPA menetapkan hal-hal yang
harus diikuti pembuat perangkat keras agar tidak terjadi incompatible antar
berbagai peralatan yang berbeda. Agar lebih diakui, NPA kemudian mengajukan ke
Intitute Of Electric and Electronics Engineer (IEEE) dan disetujui menjadi keputusan
IEEE 1284, yaitu metode pensinyalan interface parallel dua arah untuk computer
yang dirilis tahun 1994, IEEE 1284 ini adalah sebuah standart baru port
parallel yang masih compatible dengan parallel port sebelumnya namun lebih
handal karena mampu menangani transfer data hingga 1 MBps, panjang kabel hingga
10 meter (maksimum), dan juga komunikasi dua arah (bi-directional).
Pin Port Paralel
Printer
Port Paralel atau port printer sebenarnya terdiri dari
tiga bagian yang masing-masing diberi nama sesuai dengan tugasnya dalam
melaksanakan pencetakan pada printer. Tiga bagian tersebut adalah Data Port
(DP), Printer Control (PC), dan Printer Status (PS), DP digunakan untuk
mengirim data yang harus dicetak oleh printer, misalnya untuk menginformasikan
bahwa kertas telah habis.
DP, PC, dan PS sebenarnya adalah port-port 8 bit,
namun hanya DP yang benar-benar 8 bit. Untuk PC dan PS, hanya beberapa bit saja
yang dipakai yang berarti hany beberapa bit saja dari port-port ini yang dapat
kita manfaatkan untuk keperluan interfacing. Port PC adalah port baca/tulis
(read/write). Akan tetapi, kemampuan ini hanya dimiliki oleh Enhanced Paralel
Port (EPP), sedangkan port parallel standar/ standar parallel port (SPP) hanya
memiliki kemampuan tulis saja. Pada EPP, pengaturan arah jalur DP dilakukan
lewat bit 5 Port Control. Jika bit 5 port control bernilai 0, maka jalur
dwi-arah Data Port menjadi keluar ke port parallel, sebaliknya jika bit 5 port
control bernilai 1, maka jalur dwi-arah data port menjadi masuk dari port parallel.
Perkembangan Port
Paralel
Perkembangan teknologi pada parallel port terjadi tiga
kali pengembangan sampai sekarang yaitu :
a. SPP (Standar
Port Paralel)
Standart parallel port bekerja pada tegangan TTL,
yaitu pada logika 1 (tinggi) pada tegangan +5 volt dan pada logika 0 (rendah)
pada tegangan 0 volt. Pada SPP pin Db-25 paralel port memiliki signal sebagai
berikut:
Pin DB25
|
Description
|
In/out
|
Register Bit
|
Warna kabel
|
1
|
-strobe
|
Out
|
Control
|
Hitam
|
2
|
+data 0
|
Out
|
D0
|
Coklat
|
3
|
+data 1
|
Out
|
D1
|
Merah
|
4
|
+data 2
|
Out
|
D2
|
Orange
|
5
|
+data 3
|
Out
|
D3
|
Kuning
|
6
|
+data 4
|
Out
|
D4
|
Hijau
|
7
|
+data 5
|
Out
|
D5
|
Biru
|
8
|
+data 6
|
Out
|
D6
|
Ungu
|
9
|
+data 7
|
Out
|
D7
|
Abu-abu
|
10
|
-Acknowledge
|
In
|
S6+
|
Putih
|
11
|
-busy
|
In
|
S7+
|
Pink
|
12
|
+paper-end
|
In
|
S5+
|
Cian
|
13
|
+select
|
In
|
S4+
|
Putih hitam
|
14
|
-auto feed
|
Out
|
C1-
|
Coklat putih
|
15
|
-error
|
In
|
S3+
|
Merah putih
|
16
|
-initialize
|
Out
|
C2
|
Orange putih
|
17
|
-select input
|
Out
|
C3
|
Hijau putih
|
18
|
Biru putih
|
|||
19
|
Ungu putih
|
|||
20
|
Merah hitam
|
|||
21
|
Data bit return (GND)
|
Ground
|
Orange hitam
|
|
22
|
Kuning hitam
|
|||
23
|
Hijau hitam
|
|||
24
|
Abu-abu hitam
|
|||
25
|
Pink hitam
|
Dalam merencanakan sebuah interfacing maka harus
memiliki perancangan atau harus mengetahui semua bagiannya. Dimana dapat
mengetahui tahap-tahap sebagai berikut:
ü Pengenalan (introducing)
ü Problem addressed
ü Architecture
ü Component of the architecture
ü Query processing
ü Data fusion
ü Status of work and outlock
ü Acknowledgement
b. EPP (Encanched
Paralel Port)
Setelah parallel port yang ada dirasakan kurang, maka
munculnya EPP yang sudah mengikuti standart IEEE 1284, dan EPP mampu
mentransfer data menjadi 500 Kbps – 2Mbps serta bersifat bidirectional (dua
arah). Protocol EPP memiliki 4 macam siklus transfer data yang berbeda, yaitu :
ü Data READ : pembacaan Data
ü Address Read : Pembacaan Alamat 18
ü Data Write : penulisan data
ü Address Write : penulisan alamat
Sinyal SPP
|
Sinyal EPP
|
Input/Output
|
Nstrobe
|
nWrite
|
Output
|
nAutoFeed
|
nDatastb
|
Output
|
nSelectIn
|
nAddstd
|
Output
|
Ninit
|
nReset
|
Output
|
nAck
|
Nintr
|
Input
|
Busy
|
Nwait
|
Input
|
D[8.1]
|
AD[8.1]
|
Bi-directional
|
PE
|
User Defined
|
Input
|
Select
|
User Defined
|
Input
|
nError
|
User Defined
|
Input
|
c. ECP (Extended
Capability Port)
Perkembangan parallel port berikutnya adalah
diperkenalkan Extended Capability Port (ECP), yaitu sebuah protocol yang diajukan
oleh Microsoft dan Hawlet Paackard sebagai mode lanjutan untuk berkomunikasi
dengan peripheral jenis scanner dan printer “General Baru”. Seperti EPP, ECP
mendefinisikan ulang sinyal SPP sehingga menjadi lebih sesuai untuk jabat
tangan ala ECP. Tabel berikut menunjukan sinyal ECP yang bersesuaian dengan
SPP. Dalam berkomunikasi protocol ECP mempunyai siklus, baik dalam arah “maju”
maupun “balik”.
1. Siklus data
2. Siklus command
Sinyal SPP
|
Sinya ECP
|
Input/Output
|
nStrobe
|
nWrite
|
Output
|
nAutoFeed
|
nDatastb
|
Output
|
nSelectIn
|
nAddstd
|
Output
|
Ninit
|
nReset
|
Output
|
nAck
|
Nintr
|
Input
|
Busy
|
Nwait
|
Input
|
Paper Out
|
nAck Reserve
|
Input
|
Select
|
X-flag
|
Input
|
nError
|
nperipheralRequest
|
Input
|
D[8.1]
|
AD[8.1]
|
Bi-Directional
|
Jabat tangan ECP
Berikut ini ilustrasi jabat tangan yang dilakukan
computer ketika menggunakan parallel port dalam mode ECP. Telah disinggung
bahwa ECP memiliki 2 siklus yaitu siklus data dan siklus perintah. Untuk
masing-masing siklus 2 arah, maju dan balik. Karena ada 4 siklus dalam ECP. Selengkapnya
ke 4 siklus tersebut adalah :
1. Siklus data balik ECP
2. Siklus data maju ECP
3. Siklus command balik ECP
4. Siklus command maju ECP
Centronix
Centronix adalah standarisasi untuk pentransferan data
dari host ke printer. Kebanyakan printer menggunakan centronix yang biasanya
digunakan oleh port parallel standart.
Mengakses Port Paralel
Menggunakan Visual Basic 6.0
Dibutuhkan suatu cara
agar VB bisa melakukan akses perangkat keras. Salah satunya dengan
pustaka io.dll, yang harus disimpan atau ditempatkan pada
folder:/windows/system32 pada komputer. Cara
penggunaannya sangat mudah, pertamadefinisikan
terlebih dahulu fungsi dan procedure untuk akses masukan maupun keluaran
perangat keras pada bagian modul khusus VB sebagai berikut :
Public Declare
Function In Lib “inpout32.dll”_
Alias “inp32” (ByVal
PortAddress As Integer) As Integer
Public Declare Sub Out
Lib “io.dll”_
Alias “Out32” (ByVal
PortAddress As Integer, ByVal Value As Integer)
Module
Visual Basic 6.0
Kedua tinggal
penggunaan fungsi dan procedure tersebut secara biasa, dalam menuliskan module
VB besar kecilnya tulisan harus diperhatikan, juga huruf besar maka harus huruf
besar, tidak bisa diganti dengan huruf kecil, fungsi PortIn membutuhkan dua parameter yaitu alamat
perangkat keras dan variable hasil pembacaan data dari perangkat keras dengan
tipe data byte. Sedangkan procedure PortOut membutuhkan
dua parameter juga, yaitu alamat perangkat keras dan nilai atau variabel yang
menyimpan nilai yang akan dikirimkan ke perangkat keras yang bersangkutan.
§ PortOut : mengirimkan data dalam format byte
(8-bit) ke port tertentu.
§ PortWordOut : mengirim data dala format word
(16-bit) ke port tertentu.
§ PortDwordOut : mengirim data dalam format double
word (32-bit) ke port tertentu.
§ PortIn Membaca Data : membaca data dalam format
byte (8-bit) dari port tertentu.
§ PortWordIn : membaca data dalam format word
(16-bit) dari port tertentu.
§ PortDwordIn : membaca data dalam format double
word (32-bit) dari port tertentu.
§ GetPortBit : membaca status dari bit tertentu.
§ SetPortBit : set bit (=1) pada port tertentu.
§ ClrPortBit : reset bit (=0) pada port tertentu.
§ NotPortBit : lakukan inverse (NOT) bit pada port
tertentu.
§ RightPortShift : geser bit dari port tertentu ke
kanan, LSB – MSB.
§ LeftPortShift : geser bit dari port tertentu ke
kiri, MSB – LSB.
§ IsDriverInstalled : akan memberikan nilai
bukan-NOL jika io.dll sudah terinstall dan berfungsi. Tujuan utama dari fungsi
ini adalah untuk memastikan bahwa penggerak mode kernel pad NT/2000/XP telah
terinstall dan dapat diakses.
3.Port USB
USB, interface tersukses yang menghubungkan
perangkat eksternal dengan komputer akan mengalami perubahan mengikuti
perkembangan kebutuhan konektivitas bandwidth yang semakin besar. Setelah
Wireless USB, USB 3.0 akan segera meluncur ke pasaran. USB 3.0 yang dijuluki
SuperSpeed-USB ini akan menggantikan pendahulunya, USB 2.0 (Hi-Speed USB) yang
telah berusia 8 tahun. Bila USB 2.0 meningkatkan transfer rate pendahulunya,
dari 12 MBps menjadi 480 MBps, USB 3.0 akan menaikkannya 10 kali lipat menjadi
4,8 GBps. Pada 2007, Intel telah mendemonstrasikan SuperSpeed USB dalam acara
Intel Developer Forum.
Spesifikasi versi 1.0 dari USB 3.0 telah dirampungkan
pada 17 November 2008. Bila USB Implementers Forum (USB-IF) mengambil alih
pengelolaan dan mempublikasikan dokumen teknis yang dibutuhkan, produk-produk
yang menggunakan protokol USB 3.0 dikembangkan oleh pabrik-pabrik hardware.
Kompatibilitas
Seperti halnya upgrade dari USB 1.1 ke 2.0, konektor
dan kabel USB 3.0 tetap kompatible dengan hardware yang dirancang untuk
versi-versi USB sebelumnya. Tentu saja, Anda tidak bisa memaksimalkan bandwidth
dari perangkat dan port SuperSpeed tanpa menggunakan kabel USB 3.0 ke dalam
port 2.0.
Kompatibilitas ini terletak pada desai konektor USB
yang baru. Kabel USB 2.0 terdiri dari empat jalur. Sepasang jalur untuk
transfer data in/out, satu jalur untuk power, dan satu jalur untuk grounding.
USB 3.0 menambahkan lima jalur baru. Jalur-jalur baru ini terletak sejajar
(paralel) dengan jalur lama. Ini artinya, Anda bisa membedakan antara kabel 2.0
dengan 3.0 hanya dengan melihat ujung konektornya.
Dua jalur baru akan didedikasikan untuk mengirim data,
sementara sepasang lainnya akan menangani penerimaan data. Hal ini tidak saja
akan meningkatkan kecepatan secara signifikan, tapi juga memungkinkan USB 3.0
untuk membaca dan menulis data dalam waktu yang bersamaan. Pada USB 2.0, jalur
data untuk pengiriman dan penerimaan data tidak dipisahkan.
Transfer dan Power
Seperti yang telah disebutkan di atas, USB 3.0
memiliki kecepatan transfer data sepuluh kali lipat dari batas maksimum 480
Mbps USB 2.0. Dengan kecepatan baru ini, transfer 27GB film berkualitas HD ke
dalam media player masa depan hanya membutuhkan waktu 70 detik. Sementara pada
USB 2.0, untuk mentransfer sata yang sama, dibutuhkan waktu 15 menit, bahkan
lebih.
Kecepatan transfer ini hanya bisa dirasakan apabila
Anda menggunakan media penyimpanan portabel yang mampu menulis data dengan
cepat. Perangkat solid state akan banyak menikmati peningkatan kecepatan
transfer ini, sementara harddisk magnetik akan terkendala pada RPM dan
kecepatan maksimum read/write mereka. Perangkat berbasis flash baru pun harus
dikembangkan agar dapat mengambil manfaat dari peningkatan kecepatan ini.
USB-IF mencatat pertumbuhan perangkat portabel yang
melakukan pengisian battery melalui USB (ponsel, MP3 player, kamera digital,
dan lain-lain). Oleh karena itu, USB 3.0 tidak hanya dirancang untuk lebih
cepat mentransfer data, melainkan juga membawa power yang lebih besar, dari
kisaran 100 miliAmphere pada USB 2.0 menjadi 900 miliAmphere pada USB 3.0.
Salah satu catatan pada spesifikasi baru ini adalah
penggunaan power yang lebih efisien. USB 3.0 dilengkapi dengan protokol
interupt-driven baru, yang akan membuat power perangkat nonaktif atau idle
(tidak sedang di-charge oleh port USB) tidak tersedot oleh host controller.
Untuk memulai mentransfer data, perangkat tersebut akan mengirim sinyal
aktivasi terlebih dahulu.
Dukungan Sistem Operasi
Dalam acara SuperSpeed Developer Conference, November
2008, Microsoft mengumumkan bahwa Windows 7 telah mendukung USB 3.0, boleh jadi
tidak langsung rilis sekarang, melainkan pada Service Pack atau update
berikutnya. Demikian pula pada Windows Vista, yang kemungkinan besar akan
mendukung USB 3.0. Hingga saat ini, dukungan SuperSpeed untuk Windows XP masih
belum diketahui.
Dengan komunitas open source di belakangnya, Linux
dipastikan akan segera mengadopsi USB 3.0 begitu spesifikasinya dibuka untuk
publik. Seperti biasa, Apple tetap bungkam terhadap isu dukungan SuperSpeed
pada Mac OS X. Namun opini yang berkembang meyakinkan bahwa Apple pun akan
mengadopsi USB 3.0, meski menjadi ancaman bagi interface native mereka,
FireWire.
Melihat kesigapan dan antusisme pengembang sistem
operasi, boleh jadi pengguna Linux-lah yang akan menjadi orang pertama yang
bisa menikmati fitur-fitur anyar yang ada pada USB3.0. Seperti biasa, dalam
setiap rilis software baru, dukungan bagi USB 3.0 akan berlangsung secara
bertahap. Dukungan awal untuk spesifikasi ini mungkin belum sepenuhnya
memanfaatkan fitur yang tersedia pada USB 3.0.
USB 3.0 Lebih Cepat 10x !
Pahamkah kalian gambar apa yang ada di sebelah kiri?
Ya gambar di atas adalah gambar usb 2.0. Di mana – mana sekarang selalu pake usb.
Dari flashdisk, hardisk, joystick, kabel data, dll. Demam usb juga melanda di
Indonesia. Saya sendiri merasakan sekali. Karena kalo ke warnet, dan bawa
flashdisk pasti dicolokin ke usb port, haha. Nah yang lagi sekarang terbanyak
di pakai adalah usb 2.0. Apa itu usb 2.0 ? Itu adalah USB ( Universal Serial
Bus ) dengan versi 2.0. Dan sekarang sudah akan rilis usb 3.0 dan akan mulai
berkembang di masyarakat! Wah bingung gak? Bagi orang – orang yang baru tau
versi 2.0, tiba – tiba udah ada versi 3.0
Berikut akan saya beri sedikit sejarah perkembangan
usb :
1. USB 0.7 Keluar di November 1994.
1. USB 0.7 Keluar di November 1994.
2. USB 0.8 Keluar di December 1994.
3. USB 0.9 Keluar di April 1995.
4. USB 0.99 Keluar di August 1995.
5. USB 1.0 Keluar di January 1996. Dengan kecepatan
transfer minimum 1.5 Mbit/s dan kecepatan transfer maximum 12 Mbit/s.
6. USB 2.0 Keluar di April 2000. Dengan kecepatan
transfer maximum 480 Mbit/s. Usb 2.0 dikenal dengan sebutan hi-usb ato High
Speed Usb.
7. Pada 18 September 2007, Pat Gelsinger
mendemonstrasikan Usb 3.0. Usb 3.0 dikenal dengan sebutan Super Speed Usb.
Kecepatan transfer maximumnya mencapai 10x lipat versi sebelumnya. Berati
mendekati 4.8 Gbit/s!
Nah di atas saya sudah jelasin sejarah singkat usb.
Sekarang anda sudah ada gambaran. Mengingat kecepatan usb 3.0 ini ternyata
tidak tanggung – tanggung ya. Sampai 10x lipat versi 2.0. Usb 3.0 memiliki
banyak peningkatan selain transfer ratenya, yaitu :
1. Memiliki performa lebih.
2. Membutuhkan daya yang lebih besar ketika dipakai, tetapi ketika tidak dipakai daya lebih kecil dari versi sebelumnya.
1. Memiliki performa lebih.
2. Membutuhkan daya yang lebih besar ketika dipakai, tetapi ketika tidak dipakai daya lebih kecil dari versi sebelumnya.
Usb 3.0 memiliki konektor yang sedikit berbeda
ketimbang versi sebelumnya. Pada Usb 2.0 hanya terdapat 4 jalur. Sepasang jalur
untuk IN/OUT, 1 jalur untuk power dan 1 jalur lagi untuk grounding. Sedangkan
pada 3.0 terdapat 5 jalur. Dua jalur baru untuk mengirim data, sementara jalur
lainnya untuk penerimaan data. Jadi pada usb 3.0 memungkinkan write and copy
file secara bersamaan lebih cepat daripada usb 2.0. Kabel usb 3.0 tetap bisa
dicolokan pada port 2.0, tetapi dampaknya akan terasa pada transfer kecepatan
yang tidak bisa seoptimal seperti versi 3.0 pada layaknya.
Usb 3.0 kemungkinan akan dirilis pada akhir
pertengahan tahun 2009. Gimana dunk nasibnya usb 2.0? Kemungkinan akan tetap
berjalan dan akan menghilang seiring dirilisnya perangkat menggunakan usb 3.0.
Perangkat yang kemungkinan akan langsung mengganti portnya adalah kamera video
dan perangkat penyimpan. Seiring pesatnya kemajuan komputer, seharusnya sih
2010 motherboard sudah mendukung versi 3.0. Beberapa versi windows juga
dipertanyakan akan kompatibelnya dengan versi 3.0. Untuk windows 7 sudah
support 3.0, tetapi pada versi service packnya. Untuk vista sudah bisa. Dan
untuk XP masih dipertanyakan akan disupport atau tidak. Mengingat microsoft
sudah tidak melalukan update terbaru lagi untuk XP.
4.Port SATA
SATA sendiri merupakan perkembangan selanjutnya dari
PATA (Parallel-ATA) yaitu teknologii penghubung untuk PC yang spesifikasinya
telah diterapkan pada penghubung penyimpanan untuk PC yang telah diperkenalkan
pada 1980. Sedangkan SATA merupakan singkatan dari Serial-ATA, dan merupakan
salah satu teknologi bus penyimpanan (Storage Bus) digunakan untuk penghubung
transfer data antara komputer dengan media penyimpanan. Fungsinya secara garis
besar sama seperti pendahulunya yaitu PATA, dimana PATA bekerja secara paralel
sedangkan SATA secara serial.
SATA sendiri juga memiliki 2 tipe alat penghubung,
yaitu SATA 7-pin connector dengan SATA 15-pin connector. Dan kini, transisi
dari penggunaan PATA ke SATA berjalan mulai tahun 2002 dan membuat berbagai industri
disk drive berlomba-lomba memenuhi perkembangan tersebut untuk menjadikan SATA
sebagai pengganti PATA. Dan beberapa hasilnya adalah munculnya beberapa
perubahan pada teknologi harddisk yang kini mulai beralih menggunakan konektor
SATA (Hard disk SATA). Dan perkembangan pada teknologi SATA juga semakin baik
dari tahun ke tahun dengan hadirnya jenis SATA macam SATA 1.5 Gb/s (generasi
pertama), SATA 3.0 Gb/s, SATA 6.0 Gb/s.
Ada beberapa yang dapat membandingkan keunggulan SATA
daripada PATA.
Dari segi kecepatan
Alat penghubung SATA menawarkan kecepatan data yang lebih tinggi dibanding alat penghubung parallel. (SATA=max.150Mbytes/sec,PATA=66Mbytes/sec).
Alat penghubung SATA menawarkan kecepatan data yang lebih tinggi dibanding alat penghubung parallel. (SATA=max.150Mbytes/sec,PATA=66Mbytes/sec).
Dari segi bentuk
SATA yang notabene juga merupakan alat penghubung serial juga lebih praktis dan irit tempat karena memiliki jenis kabel dan konektor yang lebih kecil dibanding PATA.
SATA yang notabene juga merupakan alat penghubung serial juga lebih praktis dan irit tempat karena memiliki jenis kabel dan konektor yang lebih kecil dibanding PATA.
Dari segi jumlah pin
Perbedaan juga terdapat pada jumlah pin didalamnya pada masing-masing penghubung yang sangat berbeda. (SATA= 7/15 pin, PATA=40/80 pin)
Perbedaan juga terdapat pada jumlah pin didalamnya pada masing-masing penghubung yang sangat berbeda. (SATA= 7/15 pin, PATA=40/80 pin)
5.ETHERNET
Robert Metcalfe mengembangkan Ethernet pertama kali di
Pusat Riset Xerox Palo Alto yang terkenal (PARC) pada tahun 1972. Orang-orang
di Xerox PARC telah mengembangkan workstation personal dengan antarmuka
pengguna grafis. Mereka membutuhkan teknologi jaringan untuk workstation dengan
printer laser yang baru dikembangkan mereka. (Ingat, PC pertama, MITS Altair, tidak diperkenalkan ke publik sampai tahun 1975.)
Metcalfe awalnya menamakan sebagai jaringan Alto Aloha
Network. Ia mengubah nama untuk Ethernet pada tahun 1973 untuk membuat jelas
bahwa semua jenis perangkat bisa terhubung ke jaringannya. Dia memilih nama
“eter” karena jaringan yang dibawa bit untuk setiap workstation dengan cara
yang sama bahwa para ilmuwan pernah berpikir gelombang disebarkan melalui ruang
oleh “eter luminiferous.”
Publikasi pertama Metcalfe’s tentang Ethernet eksternal untuk publik adalah pada tahun 1976. Metcalfe meninggalkan Xerox, dan pada tahun 1979 Digital Equipment Corporation (DEC), Intel, dan Xerox untuk menyepakati standar umum yang disebut DIX Ethernet.
Pada tahun 1982, Institute of Engineers Listrik dan Elektronika (IEEE) mengadopsi standar yang berbasis pada Ethernet Metcalfe.
Publikasi pertama Metcalfe’s tentang Ethernet eksternal untuk publik adalah pada tahun 1976. Metcalfe meninggalkan Xerox, dan pada tahun 1979 Digital Equipment Corporation (DEC), Intel, dan Xerox untuk menyepakati standar umum yang disebut DIX Ethernet.
Pada tahun 1982, Institute of Engineers Listrik dan Elektronika (IEEE) mengadopsi standar yang berbasis pada Ethernet Metcalfe.
Proses standardisasi teknologi Ethernet akhirnya
disetujui pada tahun 1985 oleh Institute of Electrical and Electronics
Engineers (IEEE), dengan sebuah standar yang dikenal dengan Project 802.
Standar IEEE selanjutnya diadopsi oleh International Organization for
Standardization (ISO), sehingga menjadikannya sebuah standar internasional dan
mendunia yang ditujukan untuk membentuk jaringan komputer. Karena kesederhanaan
dan keandalannya, Ethernet pun dapat bertahan hingga saat ini, dan bahkan
menjadi arsitektur jaringan yang paling banyak digunakan.
Apa itu Ethernet
Ethernet bisa digambarkan sebagai sebuah sistem yang
menghubungkan komputer dalam sebuah bangunan atau dalam local area.
Ini terdiri dari hardware (kartu antarmuka jaringan), perangkat lunak, dan kabel digunakan untuk menghubungkan komputer. Semua komputer pada Ethernet yang terpasang pada data link bersama, sebagai lawan dari jaringan point-to-point tradisional, di mana satu perangkat tersambung ke perangkat lain tunggal. Karena semua komputer berbagi data link sama pada jaringan Ethernet, jaringan membutuhkan protokol untuk menangani keadaan jika beberapa komputer ingin mengirimkan data pada saat yang sama, karena hanya satu yang dapat bicara pada satu waktu tanpa menyebabkan gangguan. penemuan Metcalfe’s memperkenalkan beberapa arti pembawa tabrakan akses mendeteksi (CSMA / CD) protocol. CSMA / CD mendefinisikan bagaimana komputer harus mendengarkan jaringan sebelum transmisi. Jika jaringan sepi, komputer dapat mengirimkan data. Namun, masalah timbul jika lebih dari satu komputer mendengarkan, mendengar keheningan, dan mengirimkan pada saat yang sama: bertabrakan data. Tabrakan-mendeteksi bagian dari CSMA / CD mendefinisikan sebuah metode di mana komputer transmisi kembali setelah tabrakan terjadi dan secara acak berusaha untuk memulai kembali transmisi. Ethernet awalnya dioperasikan pada 3 Mbps, tapi hari ini beroperasi pada kecepatan mulai dari 10 Mbps (yang 10 juta bit per detik) untuk 10 Gbps (yang 10 milyar bit per detik).
Ini terdiri dari hardware (kartu antarmuka jaringan), perangkat lunak, dan kabel digunakan untuk menghubungkan komputer. Semua komputer pada Ethernet yang terpasang pada data link bersama, sebagai lawan dari jaringan point-to-point tradisional, di mana satu perangkat tersambung ke perangkat lain tunggal. Karena semua komputer berbagi data link sama pada jaringan Ethernet, jaringan membutuhkan protokol untuk menangani keadaan jika beberapa komputer ingin mengirimkan data pada saat yang sama, karena hanya satu yang dapat bicara pada satu waktu tanpa menyebabkan gangguan. penemuan Metcalfe’s memperkenalkan beberapa arti pembawa tabrakan akses mendeteksi (CSMA / CD) protocol. CSMA / CD mendefinisikan bagaimana komputer harus mendengarkan jaringan sebelum transmisi. Jika jaringan sepi, komputer dapat mengirimkan data. Namun, masalah timbul jika lebih dari satu komputer mendengarkan, mendengar keheningan, dan mengirimkan pada saat yang sama: bertabrakan data. Tabrakan-mendeteksi bagian dari CSMA / CD mendefinisikan sebuah metode di mana komputer transmisi kembali setelah tabrakan terjadi dan secara acak berusaha untuk memulai kembali transmisi. Ethernet awalnya dioperasikan pada 3 Mbps, tapi hari ini beroperasi pada kecepatan mulai dari 10 Mbps (yang 10 juta bit per detik) untuk 10 Gbps (yang 10 milyar bit per detik).
Perkembangan Ethernet
Ketika masa awal Metcalfe mengembangkan Ethernet,
Jaringan komputer dibuat dengan menghubungkan dengan sebuah kabel tembaga
tunggal. Keterbatasan fisik sepotong kabel tembaga mencatat sinyal-sinyal
listrik dibatasi seberapa jauh jarak komputer satu sama lain pada sebuah
Ethernet. Repeater membantu meringankan keterbatasan jarak. Repeater adalah alat
kecil yang meregenerasi sinyal listrik pada kekuatan sinyal asli. Proses ini
memungkinkan Ethernet untuk bisa memperpanjang melintasi lantai kantor yang
mungkin melebihi batasan jangkauan Ethernet. Penambahan atau penghapusan
perangkat pada kabel Ethernet mengganggu jaringan untuk semua perangkat yang
terhubung lainnya. perangkat yang disebut hub Ethernet memecahkan masalah ini.
Pertama, masing-masing port pada hub sebenarnya repeater.
Pertama, masing-masing port pada hub sebenarnya repeater.
Kedua, hub menyederhanakan tips Ethernet dan
administrasi. Sebagai jaringan tumbuh lebih besar, perusahaan harus sesuai
komputer lebih banyak dan lebih ke sebuah Ethernet.
Hub dan Repeter ini bekerja pada Physical Layer dalam
model OSI. Fungsi dari Hub dan Repeater ini sederhananya adalah meneruskan
paket data yang dikirim dari PC tanpa memiliki kecerdasan seperti Router yang
memiliki filtering destination baik IP, MAC Address dan lain-lain sehingga
hanya memiliki kemampuan meneruskan saja ke alamat yang akan dituju.
Data yang dikirim oleh sebuah computer akan
disampaikan ke tujuan dengan menyebarkan berita (broadcast) ke seluruh computer
yang terhubung dalam satu terminal (Hub/Repeater), akibatnya seluruh computer
yang terhubung akan menerima paket data dan jika dalam waktu yang bersamaan ada
computer lain yang mengirim paket data maka yang terjadi adalah crush atau
tumbukan data, dan ini akan mempengaruhi kelancaran arus data dalam jaringan
tersebut. Computer-computer yang berada dalam LAN yang sama akan memiliki
broadcast yang sama atau yang disebut broadcast domain. Hub dan Repeater tidak
memiliki kemampuan untuk meneruskan data ke computer lain yang berada dalam
broadcast domain atau network ID yang lain, oleh sebab itu IP Address yang
diberikan pada computer yang berada dalam LAN yang sama biasanya memiliki
network yang sama pula.
Sebagai contoh yang dimaksud dengan satu broadcast
domain adalah :
PC A yang berada dalam 1 network dan 1 terminal dengan IP 192.168.1.4 sampai dengan 192.168.1.52 dengan subnet 255.255.255.0 dan PC B yang berada dalam 1 network lain dan 1 terminal dengan IP 192.168.2.6 sampai dengan 192.168.2.70 dengan subnet 255.255.255.0 maka PC A yang berada pada network 192.168.1.4 disebut 1 broadcast domain dan PC B yang berada pada network 192.168.2.6 berada pada broadcast domain yang lain.
PC A yang berada dalam 1 network dan 1 terminal dengan IP 192.168.1.4 sampai dengan 192.168.1.52 dengan subnet 255.255.255.0 dan PC B yang berada dalam 1 network lain dan 1 terminal dengan IP 192.168.2.6 sampai dengan 192.168.2.70 dengan subnet 255.255.255.0 maka PC A yang berada pada network 192.168.1.4 disebut 1 broadcast domain dan PC B yang berada pada network 192.168.2.6 berada pada broadcast domain yang lain.
Protokol yang digunakan adalah Ethernet IEEE 802.3
menggunakan pola aliran data Carrier Sense Multiple Access Collision Detection
(CSMA-CD), dengan definisi : yaitu suatu cara computer untuk memeriksa jaringan
apakah ada pengiriman data oleh pihak lain. Jika tidak ada pengiriman data maka
data oleh pihak lain tersebut baru akan dikirimkan. Umumnya jaringan Ethernet
dipakai hanya untuk transmisi half-duplex, yaitu pada suatu saat hanya dapat
mengirim atau menerima saja.
Hub dan Repeater hanya memiliki 1 collision domain,
sehingga seluruh computer yang terhubung jika salah satu port sibuk maka
port-port yang lain harus menunggu.
Mengapa kita harus
mempelajari Ethernet
Ethernet dikembangkan pada tahun 1972 sebagai cara
untuk menghubungkan komputer dengan printer laser yang saat itu baru dibuat.
Hal itu diakui bahkan pada waktu itu sebagai sebuah terobosan teknologi yang luar biasa.
Namun, sedikit orang mengira bahwa keberhasilan menghasilkan teknologi untuk menghubungkan komputer dan perangkat akan mengubah komunikasi manusia pada skala yang sama dengan penemuan bisnis telepon dan perubahan pada skala Revolusi Industri.
Hal itu diakui bahkan pada waktu itu sebagai sebuah terobosan teknologi yang luar biasa.
Namun, sedikit orang mengira bahwa keberhasilan menghasilkan teknologi untuk menghubungkan komputer dan perangkat akan mengubah komunikasi manusia pada skala yang sama dengan penemuan bisnis telepon dan perubahan pada skala Revolusi Industri.
Beberapa protokol bersaing telah muncul sejak 1972,
namun tetap Ethernet standar dominan untuk menghubungkan komputer ke jaringan
area lokal (LAN). Selama bertahun-tahun Ethernet dominan dalam jaringan rumah
juga.
Ethernet adalah cara berbagi resource di mana stasiun
akhir (komputer, server, dan sebagainya) semua memiliki akses ke media
transmisi pada waktu yang sama. Hasilnya adalah bahwa hanya satu perangkat
dapat mengirimkan informasi pada satu waktu.
Mengingat keterbatasan ini, ada dua solusi yang layak:
Mengingat keterbatasan ini, ada dua solusi yang layak:
§
Gunakan mekanisme
pembagian: Jika semua stasiun akhir dipaksa untuk berbagi data lewat kabel
data, harus ada aturan untuk memastikan bahwa setiap stasiun akhir menunggu
gilirannya sebelum transmisi. Dalam hal transmisi simultan, harus ada aturan
untuk mentransmisi.
§
Bagilah segmen berbagi,
dan melindungi mereka:
Solusi lain keterbatasan sumber daya bersama adalah
dengan menggunakan perangkat yang mengurangi jumlah stasiun mengakhiri berbagi
sumber daya pada suatu waktu tertentu.
Ethernet Collisions
Dalam LAN tradisional, para user semua akan berbagi
port yang sama pada perangkat jaringan dan akan berebut bandwidth.
Keterbatasan utama seperti setup adalah bahwa hanya satu perangkat dapat mengirimkan pada suatu waktu. Segmen yang berbagi sumber daya dengan cara ini disebut collision domain, karena jika dua atau lebih perangkat transmisi pada waktu yang sama, informasi yang “bertabrakan,” dan titik akhir keduanya harus mengirim ulang informasi mereka (pada waktu yang berbeda). Biasanya perangkat baik menunggu sejumlah waktu acak sebelum mencoba untuk mentransmisikan data kembali.
Metode ini bekerja dengan baik untuk sejumlah kecil pengguna segmen, dimana masing-masing memiliki kebutuhan bandwidth yang relatif rendah. Karena meningkatnya jumlah pengguna, efisiensi collision domain menurun tajam, ke titik di mana akan terjadi overhead lalu lintas (manajemen dan kontrol) jaringan.
Keterbatasan utama seperti setup adalah bahwa hanya satu perangkat dapat mengirimkan pada suatu waktu. Segmen yang berbagi sumber daya dengan cara ini disebut collision domain, karena jika dua atau lebih perangkat transmisi pada waktu yang sama, informasi yang “bertabrakan,” dan titik akhir keduanya harus mengirim ulang informasi mereka (pada waktu yang berbeda). Biasanya perangkat baik menunggu sejumlah waktu acak sebelum mencoba untuk mentransmisikan data kembali.
Metode ini bekerja dengan baik untuk sejumlah kecil pengguna segmen, dimana masing-masing memiliki kebutuhan bandwidth yang relatif rendah. Karena meningkatnya jumlah pengguna, efisiensi collision domain menurun tajam, ke titik di mana akan terjadi overhead lalu lintas (manajemen dan kontrol) jaringan.
Segmen kecil
Segmen dapat dibagi untuk mengurangi jumlah pengguna dan meningkatkan bandwidth yang tersedia untuk setiap pengguna dalam segmen ini. Setiap segmen baru yang diciptakan menghasilkan collision domain baru.
Lalu lintas dari satu segmen atau tabrakan domain tidak mengganggu segmen lainnya, sehingga meningkatkan bandwidth yang tersedia setiap segmen. Pada gambar berikut, segmen masing-masing memiliki bandwidth yang lebih besar, tetapi semua segmen masih pada backbone yang sama dan harus berbagi bandwidth yang tersedia.
Pendekatan ini bekerja paling baik bila perawatan diambil untuk memastikan bahwa pengguna terbesar bandwidth ditempatkan dalam segmen terpisah.
Segmen dapat dibagi untuk mengurangi jumlah pengguna dan meningkatkan bandwidth yang tersedia untuk setiap pengguna dalam segmen ini. Setiap segmen baru yang diciptakan menghasilkan collision domain baru.
Lalu lintas dari satu segmen atau tabrakan domain tidak mengganggu segmen lainnya, sehingga meningkatkan bandwidth yang tersedia setiap segmen. Pada gambar berikut, segmen masing-masing memiliki bandwidth yang lebih besar, tetapi semua segmen masih pada backbone yang sama dan harus berbagi bandwidth yang tersedia.
Pendekatan ini bekerja paling baik bila perawatan diambil untuk memastikan bahwa pengguna terbesar bandwidth ditempatkan dalam segmen terpisah.
Ada beberapa metode dasar untuk membagi LAN Ethernet
ke collision domain lebih:
§
Gunakan bridges untuk
membagi collision domain.
§
Gunakan switch untuk
menyediakan domain yang didedikasikan untuk setiap host.
§
Gunakan router untuk
trafik rute antara domain (dan tidak lalu lintas rute yang tidak penting ke
domain lain).
6.PCI
PCI
singkatan dari Pheriperal Component Interconnect, merupakan bus motherboard yangmenangani beberapa perangkat keras seperti soundcard, Tv Tuner, modem , VGA card seri lama sepertiyang digunakan pada Intel Pentium 386 hingga Pentium II. Pada Pentium III keatas sudah menggunakanslot AGP (Accelerated Graphic Port) menggantikan slot PCI yang lambat.Munculnya PCI dimulai dari Laboratorium pengembangan Intel pada tahun 1990
Slot PCImenggantikan MCA dan EISA yang pada saat itu hanya itu kepentingan computer server. Tapi pada saatpenggunaan maksimal, PCI lebih lambat dari VESA local bus (VLB) dan keberadaan PCI tidak begitu
diterima oleh pasar sehingga dihentikan. Dan digantikan oleh AGP.Pada tahun 2004,
muncul PCI Express sebagai pengganti Slot AGP
yang kecepatannyamencapai delapan puluh gigabyte per detik. Umumnya Slot PCI dan PCI express berwarna putih dan slotAGP berwarna coklat.
Cara kerja PCI adalah Instruksi dari proses masuk Interkoneksi (FSB/HT/DMI) menuju slotPCI. Dari slot kemudian masuk ring- bus VGA (jika yang diproses adalah visual atau souncard
jika yang diproses adalah suara). Tekstur yang telah selesai diproses, disimpan dalam VRAMbegitu semua tekstur lengkap dari alamat dikirim per frame atau part atau bagian . ke prosesorkemudian dibagikan ke koresponden ( Port VGA, audio, atau modem).
AGP (Accelerated Graphics Port)
AGP didesain untuk motherboard Pentium II ke atas, AGP
dianggap mampu bekerja 4 kali lebih cepat dibandingkan bus PCI yang menggunakan
pipelining. Bus ini dibuat oleh intel sebagai bus yang didisain
khusus untuk aplikasi video dan grafis.
Tabel 2 Perbedaan
AGP dengan PCI
AGP
|
PCI
|
Permintaan Pipelined
|
Tidak pipelined
|
Address/data de-multiplexed
|
Address/data multiplexed
|
Peak pada 533MB/s dalam 32 bits
|
Peak pada 133MB dalam 32 bits
|
Single target, single master
|
Multi-target, multi-master
|
Hanya Memory read/write
|
Link ke seluruh sistem
|
Antrian prioritas High/low
|
Tidak ada Antrian prioritas
|
Karena kelebihan inilah
AGP mampu membuat frame rate lebih bagus dan menampilkan
grafik 3D yang lebih realistis. AGP berbasis pada PCI dengan beberapa
tambahan dan peningkatan, namun secara elektris maupun logis tidak bergantung
pada PCI. Namun memiliki tambahan sinyal , letaknya juga
dibedakan dengan slot PCI. Dalam sebuah motherboard hanya bisa terdapat 1 slot
AGP.
AGP 1.0 dirilis juli 1996 dengan ketentuan
clock rate 66MHz dengan pensinyalan 1x atau 2x dengan
menggunakan tegangan kerja sebesar 3.3Volt. AGP versi 2.0 dirilis Mei 1998
dengan tambahan kemampuan pensinyalan 4x dan tegagan kerja
1.5Volt. slot untuk AGP 1x/2x berbeda dengan slot AGP 4x, dimana pada
AGP 4x tidak terdapat pembagi di tengah slot ( sebagai key notch
). Penting : beberapa motherboard yang menyediakan AGP 4x hanya
mendukung AGP 4x dan tegangan 1.5 Volt artinya tidak kopatibel dengan versi
sebelumnya.
Transfer Data
Bus PCI saat
ini mendukung transfer data hingga 132 MB/s, dimana AGP (pada 66MHz) mendukung
hingga 533 MB/s. AGP dapat melakukan ini karena kemampuannya untuk
mentransfer data pada ujung naik dan turun detak 66MHz
DIME (Direct Memory Execute) ialah fitur yang paling
penting dari AGP. Chip grafik AGP mempunyai kemampuan untuk mengakses
memori utama secara langsung untuk operasi complex dari pemetaan bentuk.
8.IDE

Konektor ini menghubungkan
motherboard dengan piranti simpan permanen seperti floppy disk atau
harddisk. Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua,
satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary
IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary
master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan
pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave.
§
ATA sendiri merupakan
singkatan dari Advance Technology Attachment, sebuah standar yang digunakan
untuk menghubungkan hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM pada komputer.
§
Nama ini (PATA) resmi
disandang sejak hadirnya SATA, dimaksudkan untuk menandakan perbedaan diantara
keduanya (dahulunya hanya disebut ATA). Disebut sebagai Parallel ATA karena
pemasangan harddisk dengan system ini dilakukan dengan satu atau dua IDE device
dapat dipasang dengan satu kabel dan terkoneksi dengan satu port IDE secara
parallel.
§
PATA tidak memiliki
kemampuan Hot Swapable, kabel data yang dibutuhkan mencapai 40 kabel yang
membuatnya dinilai tidak praktis, serta memiliki panjang kabel interface
maksimal 18 inci (46 cm), namun banyak juga produk yang tersedia di pasaran
yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm).
§
Kabelnya sendiri
menggunakan ribbon-cable yang lebar. keterbatasan ini menjadikan PATA hanya
sebagai interface internal storage, demikian harga lebih murah. kecepatan
transfer data dimulai dari 33Mbps,66Mbps,100Mbps, sampai 133 Mbps(ATA
33/66/100/150)

